Permasalahan Kerusakan Yang Sering Terjadi Pada Water Heater


Permasalahan dalam Penanganan kerusakan pada water heater sering kita temukan beberapa permasalahan yang terkait dengan water heater tidak bekerja dengan sebagai mana mestinya.
Dalam uraiyan bahasan kali ini saya akan membahas beberapa titik permasalahan dan sebab-sebab yang menjadi permasalahan seperti yang dikatakan di atas, mari kita simak sebagai berikut :

1. Kondisi Tabung Gas Dan Selang Gas

Dengan permasalahan water heater yang posisinya bila di buka keran air panasnya titak bekerja, yang perlu kita perhatikan dalam tahap pertama adalah keadaan tabung LPG dan perangkat lainya yang menghubungkan gas pada alat pemanas air water heater.

  • Tahap pertama kita cek apakah tabung gas masih terisi penuh?
  • Tahap kedua apakah regulator gas bekerja dengan baik?
  • Tahap ketiga periksa selang gas apakah ada kebocoran pada selang gas atau pada klem pengikat selang gas kurang maksimal sebab bila ada kebocoran pada selanggas otomatis gas tidak akan keluar dan gas akan mengalir sesuai dengan permintaan tungku api dalam water heater, dan lebih jelas lagi tidak ada kebocoran gas di posisi sesudah regulator dan sebelum water heater.


2.  Kondisi Batrai Sudah Lemah 

Apabila water heater dinyalakan dengan membuka keran air panas dan water heater tidakberpungsi sama sekali maka tahap pertama kita harus mengecek bagian batrai sebagai pembangkit sumber pemetik api untuk proses pemanasan.

  • Cek posisi batrai apakah posisinya sudah benar.
  • Cek Volt batrai apakah menunjukan volt yang maksimal bila keadaanya sudah lemah lakukan penggantian dengan batrai yang baru dan berkualitas.
  • Pemasangan batrai harus benar posisi ( + ) berada di atas dan ( - ) berada di tutup batrai yang memiliki per penguat batrai.
Sesudah langkah-langkah di atas sudah di lakukan dengan benar dan posisi water heater masih belum bekerja lanjutkan penecekan pada bagian yang lainya.

3.  Pompa pendorong air yang masuk water heater tekananya kurang maksimal

Apaila semua sudah di cek dan semuanya baik-baik saja tapi water heater masih dalam keadaan tidak nyala maka anda harus mengambil langkah pengecekan tekanan air yang masuk ke inlet water heater apakah cukupkuat atau atau lemah sehingga tidak bisa menekan pemetik api dalam water heater.

Hal demikian bisa juga di sebabkan debit air yang kurang dikarnakan pompa pendorong sudah lemah, lakukan perbaikan atau ganti dengan yang baru.

Satu lagi penyebabnya yang bisa mejadikan water heater tidak bisa hidup dikarnakan keluar air dari keran yang kecil dikarnakan penyumbatan-penyumbatan pada sawer, segera bersihkan saringan pada sawer.

Baca juga di " Cara Memperbaiki Water Heater Tidak Panas Atau Tidak Keluar Api "

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas sudah pasti water heater anda akan berjalan dengan baik, sampai di sini semoga bermanfaat.

Mengatasi 2 Kerusakan Water Heater




Kelengkapan rumah tangga selain kompor gas mesti dilengkapi dengan alat untuk pemanas air yaitu sower heater, sekarang jaman sudah maju bukan hanya makanan dan minuman yang serba instan akan tetapi alat penghangat air mandi pun sudah dibuat dengan serba instan.

Dulu kita untuk memanaskan air dengan menunggu 30 menit di tungku dan lama kemudian menunggu 15 menit di kompor gas dan sekaran sekali cetrek air sudah bisa di gunakan untuk mandi air panas.

Alat pemanas air Water heater memiliki ke unggulan sekali kontak langsung panas, water haiter dengan berbahan bakar gas, proses daya kerjanya tidak jauh dengan kompor gas sangat efektif di gunakan di tempat yang bersuhu dingin.

Namun demikian alat di gunakan tentunya akan mengalami kendala yaitu kerusakan dan harus segera di perbaiki.

Nah, sekarang kita bahas tentang kerusakan water heater yang tidak panas dan tidak keluar api, mari kita simak sebagai berikut.:


Megatasi Water Heater Gas Tidak Ada Cipratan Api Atau Tidak Menyala

Untuk mengatasi water heater tidak menyala, kendala ini bisa di sebabkan dengan beberap masalah dan masalahnya sebagai berikut :


  • Batrey yang ada di water heater keadaanya sudah soak atau habis biasanya terdapat 2 buah batrai dan masing masing berukuran 1,5 V dan cek kalau memang ke adaanya sudah habis jangan tunggu lama-lama lakukan penggantian.
  • Cek desakan ( suplay tekanan air ) barangkali pompa pendorong sudah lemah.
  • Kontrol pulse igniter mati, andai batrai sudah baru, desakan tekanan sudah ok namun tetap tidak mengeluarkan cipratan berarti pulse igniter mati.


Water heater gas cipratan api ada namun tidak menyala

Mengatasi masalah ini harus mengalami pengecekan dan yang harus di cek adalah sebagai berikut :


  • Cek tabung gas LPG barangkali sudah habis
  • Cek regulator gas mungkin ada masalah di bagian ini
  • Setelah di lakukan pengecekan dan gas penuh regulator ok dan kita periksa di perangkat water heater yaitu di bagian Selenoid valve untuk pengecekan selenoid valve hanya dengan indra pendengaran apakah berbunyi " cetek" setelah adanya cipratan api.? jika tidak berbunyi magnetik selenoid valve sudah lemah, untuk memperbaikinya di coba di getok dengan palu kalau masih tidak berpungsi ambil langkah penggantian dengan yang baru.




                                                                   Selenoid valve
                                                       

Water heater menyala lalu blep mati lagi


  • Cek termostat ( berbentuk jenkol dan berkaki dua ) guna meyakinkan lepas kabel di kedua kaki lalu sambungkan langsung apakah api berjalan normal  kalau" YA" berarti termostat mati.
  • Jika tahapan kesatu sudah di laksanakan dan masih sama apinya hidup mati bisa di jamin SCR yang sedang di dalam kontroler pulse igniter rusak solusinya ganti baru.


Sampai di dini baca juga di :

Permasalahan Dalam Water Heater Yang Tidak Bekerja Seperti Biasanya


Dengan permasalahan water heater yang posisinya bila di buka keran air panasnya titak bekerja, yang perlu kita perhatikan dalam tahap pertama adalah keadaan tabung LPG dan perangkat lainya yang menghubungkan gas pada alat pemanas air water heater.
  • Tahap pertama kita cek apakah tabung gas masih terisi penuh?
  • Tahap kedua apakah regulator gas bekerja dengan baik?
  • Tahap ketiga periksa selang gas apakah ada kebocoran pada selang gas atau pada klem pengikat selang gas kurang maksimal sebab bila ada kebocoran pada selanggas otomatis gas tidak akan keluar dan gas akan mengalir sesuai dengan permintaan tungku api dalam water heater, dan lebih jelas lagi tidak ada kebocoran gas di posisi sesudah regulator dan sebelum water heater.

2.  Kondisi Batrai Sudah Lemah 

Apabila water heater dinyalakan dengan membuka keran air panas dan water heater tidakberpungsi sama sekali maka tahap pertama kita harus mengecek bagian batrai sebagai pembangkit sumber pemetik api untuk proses pemanasan.
  • Cek posisi batrai apakah posisinya sudah benar.
  • Cek Volt batrai apakah menunjukan volt yang maksimal bila keadaanya sudah lemah lakukan penggantian dengan batrai yang baru dan berkualitas.
  • Pemasangan batrai harus benar posisi ( + ) berada di atas dan ( - ) berada di tutup batrai yang memiliki per penguat batrai.
Sesudah langkah-langkah di atas sudah di lakukan dengan benar dan posisi water heater masih belum bekerja lanjutkan penecekan pada bagian yang lainya.

3.  Pompa pendorong air yang masuk water heater tekananya kurang maksimal

Apaila semua sudah di cek dan semuanya baik-baik saja tapi water heater masih dalam keadaan tidak nyala maka anda harus mengambil langkah pengecekan tekanan air yang masuk ke inlet water heater apakah cukupkuat atau atau lemah sehingga tidak bisa menekan pemetik api dalam water heater.

Hal demikian bisa juga di sebabkan debit air yang kurang dikarnakan pompa pendorong sudah lemah, lakukan perbaikan atau ganti dengan yang baru.

Satu lagi penyebabnya yang bisa mejadikan water heater tidak bisa hidup dikarnakan keluar air dari keran yang kecil dikarnakan penyumbatan-penyumbatan pada sawer, segera bersihkan saringan pada sawer.


Dengan mengikuti langkah-langkah di atas sudah pasti water heater anda akan berjalan dengan baik, sampai di sini semoga bermanfaat.


Atasi Sepeker Toa Mesjid Sering Jebol




Sepeker Toa sering di katakan dengan sebutan Membran dan sering digunakan di mejid- mesjid dan di tempat berbagai kegiatan agar suara terdengar ke mana- mana.
Di mesjid biasanya di lengkapi dengan sepeker toa dan di dalam ruanganya di lengkapi dengan sepeker audio dengan pungsi untuk suara di dalam.

Sebagai seorang teknisi audio sudah tidak asing lagi dengan sepeker yang satu ini dari mulai yang berwarna biru sebagai generasi lama dan sekarang ganti warna menjadi putih sebagai generasi yang sekarang ini.

Dari ukuran warna kita sudah memastikan bahwa sepeker toa lama atau sepeker toa keluaran sekarang, bila kita membuka sepeker toa ada dua jenis magnet, magnet toa yang di sebut varian model lama memiliki magnet seperti telur di potong dua, dan magnet pada toa keluaran baru berbentuk lingkaran dan cincin magnet warna hitam sebelah luar.


Dan dengan kenyataanya ada juga toa yang model lama sudah berbentuk lingkaran akan tetapi ada sedikit perbedaan di dalam sepul kalau yang lama hanyalah sebuah sepul dan di beri 4 buah ring perpak dari karton sedangkan ukuran lingkaran sepulnya hampir sama.

Dan pada toa yang berwarna putih model baru ini sepulnya sudah di beri dudukan dan pemasanganyapun sangat mudah sebab keadaanya sudah pas tanpa memikirkan sepul terlalu dalam dan terlalu keluar berbeda dengan tipe lama harus dengan mengatur ring perpak di dalam pemasanganya.


Ada beberapa jenis sepul toa dari mulai sepul toa model jadul sampai model jaman sekarang ini adalah sebagai berikut :


  • Sepul toa Diaphragm
  • Sepul toa polos tanpa dudukan
  • Sepul toa pakai dudukan
  • Sepul toa tanpa dudukan menggunakan paking karton 4 biji
Sedangkan sepul toa paki dudukan dengan menggunakan dudukan pelastik dan pemasanganyapun paling mudah.

Ada yang perlu kita perhatikan dalam menggunakan toa agar sepul toa tidak cepat jebol atau putus terbakar dan mari kita simak sebagai berikut:

Bagai mana cara mengatasi sepul toa agar tidak cepat jebol ? lalu bagai mana cara mengatasinya?


  1. Sepul toa bisa jebol penyebabnya adalah tidak seimbangnya output sebuah amflifier dengan sepeker toa. Contohnya adalah dengan daya sebuah Amflifier 100 watt maka toa yang perlu di pasang adalah sebanyak 4 buah karena toa memiliki kekuatan daya hanya 25 watt., kalau hanya di pasng 1 buah toa maka toa akan hangus satukali hentakan juga.
  2. Biasanya toa memiliki amflifier yang original yang kekuatanya sesuai dengan sepeker toa hanyalah 25 watt dan di temukan sepeker toa masih dalam keadaan jebol ada kemungkinan kabel memiliki kualitas yang buruk gantilah kabelnya dengan kabel yang berkualitas.
  3. Jika perangkat amflifier anda hasil dari rakitan biasanya dengan menggunakan OCL dan berkekuatan 150 watt dan tidak menggunakan trapo inpedansi maka di wajibkan di pasang terapo inpedansi. Terapo impedansi biasanya di pasang di belakang magnet didalam membran sepeker toa.
  4. Kalau tidak di pasang terapo impedansi bisa disiasati dengan menggunakan elko dengan ukuran 470 mikro 50 volt dan bisa juga menggunakan elko ukuran 1000 mikro 50 volt didalam sepeker toa.
Nah itulah hal yang harus di perhatikan didalam pemasangan sepeker toa , dan saya sarankan dalam pemasangan toa harus di perhatikan kekuatan amflifiernya dan jenis kabel yang di gunakanya.
Sudah pasti kalau semuanya sudah pas sepeker toa anda akan awet tahan lama dan sepul toa anda tidak akan jebol lagi


Cukup sampai di sini selamat mencoba semoga bahasan ini bermanfaat dan menjadi sebuah pengalaman baru dalam mengatasi masalah anda.

Baca juga di sini :



Mengatasi Sepeker Toa Agar Awet Tahan Lama Tidak Cepat Jebol

Sepeker Toa sering di katakan dengan sebutan Membran dan sering digunakan di mejid- mesjid dan di tempat berbagai kegiatan agar suara terdengar ke mana- mana.
Di mesjid biasanya di lengkapi dengan sepeker toa dan di dalam ruanganya di lengkapi dengan sepeker audio dengan pungsi untuk suara di dalam.

Sebagai seorang teknisi audio sudah tidak asing lagi dengan sepeker yang satu ini dari mulai yang berwarna biru sebagai generasi lama dan sekarang ganti warna menjadi putih sebagai generasi yang sekarang ini.

Dari ukuran warna kita sudah memastikan bahwa sepeker toa lama atau sepeker toa keluaran sekarang, bila kita membuka sepeker toa ada dua jenis magnet, magnet toa yang di sebut varian model lama memiliki magnet seperti telur di potong dua, dan magnet pada toa keluaran baru berbentuk lingkaran dan cincin magnet warna hitam sebelah luar.


Dan dengan kenyataanya ada juga toa yang model lama sudah berbentuk lingkaran akan tetapi ada sedikit perbedaan di dalam sepul kalau yang lama hanyalah sebuah sepul dan di beri 4 buah ring perpak dari karton sedangkan ukuran lingkaran sepulnya hampir sama.

Dan pada toa yang berwarna putih model baru ini sepulnya sudah di beri dudukan dan pemasanganyapun sangat mudah sebab keadaanya sudah pas tanpa memikirkan sepul terlalu dalam dan terlalu keluar berbeda dengan tipe lama harus dengan mengatur ring perpak di dalam pemasanganya.


Ada beberapa jenis sepul toa dari mulai sepul toa model jadul sampai model jaman sekarang ini adalah sebagai berikut :


  • Sepul toa Diaphragm
  • Sepul toa polos tanpa dudukan
  • Sepul toa pakai dudukan
  • Sepul toa tanpa dudukan menggunakan paking karton 4 biji
Sedangkan sepul toa paki dudukan dengan menggunakan dudukan pelastik dan pemasanganyapun paling mudah.

Ada yang perlu kita perhatikan dalam menggunakan toa agar sepul toa tidak cepat jebol atau putus terbakar dan mari kita simak sebagai berikut:

Bagai mana cara mengatasi sepul toa agar tidak cepat jebol ? lalu bagai mana cara mengatasinya?


  1. Sepul toa bisa jebol penyebabnya adalah tidak seimbangnya output sebuah amflifier dengan sepeker toa. Contohnya adalah dengan daya sebuah Amflifier 100 watt maka toa yang perlu di pasang adalah sebanyak 4 buah karena toa memiliki kekuatan daya hanya 25 watt., kalau hanya di pasng 1 buah toa maka toa akan hangus satukali hentakan juga.
  2. Biasanya toa memiliki amflifier yang original yang kekuatanya sesuai dengan sepeker toa hanyalah 25 watt dan di temukan sepeker toa masih dalam keadaan jebol ada kemungkinan kabel memiliki kualitas yang buruk gantilah kabelnya dengan kabel yang berkualitas.
  3. Jika perangkat amflifier anda hasil dari rakitan biasanya dengan menggunakan OCL dan berkekuatan 150 watt dan tidak menggunakan trapo inpedansi maka di wajibkan di pasang terapo inpedansi. Terapo impedansi biasanya di pasang di belakang magnet didalam membran sepeker toa.
  4. Kalau tidak di pasang terapo impedansi bisa disiasati dengan menggunakan elko dengan ukuran 470 mikro 50 volt dan bisa juga menggunakan elko ukuran 1000 mikro 50 volt didalam sepeker toa.
Nah itulah hal yang harus di perhatikan didalam pemasangan sepeker toa , dan saya sarankan dalam pemasangan toa harus di perhatikan kekuatan amflifiernya dan jenis kabel yang di gunakanya.
Sudah pasti kalau semuanya sudah pas sepeker toa anda akan awet tahan lama dan sepul toa anda tidak akan jebol lagi


Cukup sampai di sini selamat mencoba semoga bahasan ini bermanfaat dan menjadi sebuah pengalaman baru dalam mengatasi masalah anda.

Dan baca juga bahasan di bawah ini :

Mengenal Komponen Mesin Cuci Dengan Pungsinya Untuk Perbaikan.


Dalam mesin cuci manual memiliki dua tabung tabung yang besar pungsinya adalah untuk mencuci dan tabung yang sebelahnya pungsinya untuk mengeringkan pakaiyan.
Air dalam mesin cuci merupakan komponen penting dalam bidang cuci mencuci baik di mesin cuci manual maupun otomatis.

Didalam mesin cuci memiliki komponen yang yang memiliki tugas masing masing diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Trimer
  2. Tabung pencucian
  3. Tabung pengeringan
  4. Motor pengerak untuk mencuci
  5. Motor penggerak untuk pengering
  6. Penbel
  7. Karet kelep pembuangan air
  8. Kapasitor
Komponen-komponen di atas adalah bagian penting didalam mesin cuci dan bila salah satu bermasalah mungkin mesin cuci tidak akan berfungsi untuk di gunakan.

Lalu apa pungsinya komponen -komponen di atas ? mari simak sebagai berikut :

Trimer


Trimer adalah salah satu bagian penting yang mengatur waktu pencucian, bila anda sedang mencuci yang memiliki tugas untuk memulai dan menyelesaikan didalam mencuci anda adalah salah satunya trimer.


Dalam mesin cuci dua tabung adalah memiliki dua trimer yaitu trimer pencucian dan pengering untuk mengerinkan saat selesai mencuci.



Tabung pencucian

Tabung pencucian adalah salah satu tempat yang di gunakan untuk mencuci, disinilah baju di proses di putar bolak balik arah sesuai dengan perintah untuk di cuci dalam waktu yang di tentukan dengan trimer.

Tabung pengeringan

Setelah selesai proses pencucian maka dilanjutkan ke bagian pengeringan, tabung pengering adalah yang bertugas untuk mengeringkan baju setelah di cuci, tentunya memiliki ke unggulan dalam menggunakan pengering ini ke unggulanya adalah, baju anda tidak usah berlama-lama di bawah terik matahari sehingga warna baju anda akan cepat pudar, dapat di jemur di tempat yang teduh, pekerjaan akan lebih cepat sebab baju akan cepat kering.


Motor penggerak untuk mencuci





Didalam mesin cuci memiliki motor pengerak, motor penggerakini yang bekeja untuk memutar kipas pencuci didalam tabung pencucian.

Motor penggerak pengeringan





Dalam mesin cuci manual memiliki dua motor yang masing masing memiliki tugas, tugas motor penggerak yang satu ini adalah yang bertugas untuk memutar tabung pengeringan, motor ini di atur dengan trimer berputar hanyalah satu arah sedangkn pencucian di atur dengan trimer berbutar bolak balik.

Penbel

Mesin cuci dilengkapi dengan komponen yang di sebut dengan penbel, penbel ini yang berpungsi untuk menghubungkan antara motor dengan puli yang ada di bawah tabung pencucian, ada perbedaan dengan motor untuk pengeringan perbedaanya adalah kalau pengeringan di hubungkan langsung ke tabung pengering dan di lengkapi dengan dudukan per untuk mengatur kesetabilan putaran tabung pengeringan.

Karet katup pembuangan air


Karet katup dalam mesin cuci yang berpungsi untuk menutup air saat mesin cuci di gunakan dan membuka untuk membuang air saat selesai di gunakan, karet ini di hubungkan ke tombol kenop biasanya dengan mempergunakan tali.

Kapasitor


Kapasitor adalah salah satu komponen yang di hubungkan ke motor baik pencucian maupun motor pengeringan, kapasitor adalah berpungsi untuk setar atau memulai putaran dalam motor penggerak seperti mesin cuci, tanpa kapasitor ini motor penggerak tidak akan berdaya sama sekali hanya berbunyi dengung saja.

Selain dalam mesin cuci kapasitor di gunakan dalam berbagai macam kebutuhan seperi di pompa air jenset listrik dan beberapa alat elektronoka yang lainya.

Beberapa inpormasi dan pungsi-pungsi alat di atas semoga dapat membantu mengenal rangkaian mesin cuci untuk memudahkan menangani masalah-masalah kerusakan dalam mesin cuci.

Sampai jumpa di bahasan mesin cuci dan lainya semoga bermanfaat.

Mempermudah Penanganan masalah Dan Mengenal Pungsi Komponen Dalam Mesin Cuci



Dalam mesin cuci manual memiliki dua tabung tabung yang besar pungsinya adalah untuk mencuci dan tabung yang sebelahnya pungsinya untuk mengeringkan pakaiyan.
Air dalam mesin cuci merupakan komponen penting dalam bidang cuci mencuci baik di mesin cuci manual maupun otomatis.

Didalam mesin cuci memiliki komponen yang yang memiliki tugas masing masing diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Trimer
  2. Tabung pencucian
  3. Tabung pengeringan
  4. Motor pengerak untuk mencuci
  5. Motor penggerak untuk pengering
  6. Penbel
  7. Karet kelep pembuangan air
  8. Kapasitor
Komponen-komponen di atas adalah bagian penting didalam mesin cuci dan bila salah satu bermasalah mungkin mesin cuci tidak akan berfungsi untuk di gunakan.

Lalu apa pungsinya komponen -komponen di atas ? mari simak sebagai berikut :

Trimer


Trimer adalah salah satu bagian penting yang mengatur waktu pencucian, bila anda sedang mencuci yang memiliki tugas untuk memulai dan menyelesaikan didalam mencuci anda adalah salah satunya trimer.


Dalam mesin cuci dua tabung adalah memiliki dua trimer yaitu trimer pencucian dan pengering untuk mengerinkan saat selesai mencuci.



Tabung pencucian

Tabung pencucian adalah salah satu tempat yang di gunakan untuk mencuci, disinilah baju di proses di putar bolak balik arah sesuai dengan perintah untuk di cuci dalam waktu yang di tentukan dengan trimer.

Tabung pengeringan

Setelah selesai proses pencucian maka dilanjutkan ke bagian pengeringan, tabung pengering adalah yang bertugas untuk mengeringkan baju setelah di cuci, tentunya memiliki ke unggulan dalam menggunakan pengering ini ke unggulanya adalah, baju anda tidak usah berlama-lama di bawah terik matahari sehingga warna baju anda akan cepat pudar, dapat di jemur di tempat yang teduh, pekerjaan akan lebih cepat sebab baju akan cepat kering.


Motor penggerak untuk mencuci





Didalam mesin cuci memiliki motor pengerak, motor penggerakini yang bekeja untuk memutar kipas pencuci didalam tabung pencucian.

Motor penggerak pengeringan





Dalam mesin cuci manual memiliki dua motor yang masing masing memiliki tugas, tugas motor penggerak yang satu ini adalah yang bertugas untuk memutar tabung pengeringan, motor ini di atur dengan trimer berputar hanyalah satu arah sedangkn pencucian di atur dengan trimer berbutar bolak balik.

Penbel

Mesin cuci dilengkapi dengan komponen yang di sebut dengan penbel, penbel ini yang berpungsi untuk menghubungkan antara motor dengan puli yang ada di bawah tabung pencucian, ada perbedaan dengan motor untuk pengeringan perbedaanya adalah kalau pengeringan di hubungkan langsung ke tabung pengering dan di lengkapi dengan dudukan per untuk mengatur kesetabilan putaran tabung pengeringan.

Karet katup pembuangan air


Karet katup dalam mesin cuci yang berpungsi untuk menutup air saat mesin cuci di gunakan dan membuka untuk membuang air saat selesai di gunakan, karet ini di hubungkan ke tombol kenop biasanya dengan mempergunakan tali.

Kapasitor


Kapasitor adalah salah satu komponen yang di hubungkan ke motor baik pencucian maupun motor pengeringan, kapasitor adalah berpungsi untuk setar atau memulai putaran dalam motor penggerak seperti mesin cuci, tanpa kapasitor ini motor penggerak tidak akan berdaya sama sekali hanya berbunyi dengung saja.

Selain dalam mesin cuci kapasitor di gunakan dalam berbagai macam kebutuhan seperi di pompa air jenset listrik dan beberapa alat elektronoka yang lainya.

Beberapa inpormasi dan pungsi-pungsi alat di atas semoga dapat membantu mengenal rangkaian mesin cuci untuk memudahkan menangani masalah-masalah kerusakan dalam mesin cuci.

Sampai jumpa di bahasan mesin cuci dan lainya semoga bermanfaat.

Cara Memperbaiki Mesin Cuci Manual Merek Sharp Mati Bagian Tabung Pencucian

Mesin cuci dua tabung terkadang ada banyak kendala dan kerusakan kerusakn, misalnya adayang dinamakan kerusakan ringan seperti kabel putus...